Ini Lah Cara Efektif Atasi Kulit Kering


 Cuaca tak menentu dan berada seharian di dalam ruang dengan pendingin dapat menyebabkan kulit menjadi kering secara drastis. Hal ini juga disebabkan oleh kurangnya konsumsi minyak dalam makanan atau kesalahan saat membersihkan tubuh.
Kulit kering menyebabkan tampilan terlihat buruk seperti retak-retak. Terlebih lagi, apabila kulit kering tersebut menimbulkan rasa gatal dan meninggalkan ruam.
Namun tak perlu khawatir lagi, sebab terdapat berbagai cara yang efektif untuk mengatasi masalah kulit satu ini seperti yang dikutip dari laman Boldsky, Kamis (5/2/2015):
1. Apabila tidak senang mandi dengan menggunakan air dingin maka gunakanlah air hangat dibanding air panas. Sebab, minyak alami dari dalam lapisan kulit dapat pecah.
2. Setelah mandi, jangan keringkan diri dengan handuk. Biarkan air setelah mandi meresap sendiri ke dalam tubuh. Ini akan membantu membuat kulit lebih lembut dan mengatasi kulit kering.
3. Scrub kulit setidaknya dua kali dlaam seminggu. Jika Anda memiliki kulit sensitif, lakukan hal ini seminggu sekali. Hal ini akan berguna untuk menggerus kulit mati.
4. Sangat baik untuk rutin menggunakan suncressn atau sunblock sehingga terhindar dari paparan sinar matahari langsung.
5. Konsumsi makanan yang mengandung Vitamin E dan Omega 3.
Selamat mencoba! Semoga masalah kulit kering cepat teratasi. (Liputan6)

6 Manfaat Air Garam untuk Kecantikan Wajah


 Kecantikan wajah wanita tak hanya melulu berasal dari produk-produk kosmetik yang mengandung bahan kimia di dalamnya saja, karena ternyata kecantikan wanita juga bisa didapatkan dari bahan-bahan alami. Salah satu bahan alami yang dapat membuat wajah wanita menjadi lebih cantik, segar dan sehat adalah air garam. Lalu, apa saja manfaat air garam untuk wajah wanita? Berikut ulasan yang dilansir dari Boldsky Rabu (4/2/2015):

- Tak perlu menggunakan toner dari produk kosmetik yang mengandung bahan kimia, karena ternyata air garam pun dapat menjadi toner alami untuk kulit wajah Anda. Salah satu manfaat air garam adalah mengurangi minyak berlebih di wajah. Dimana, minyak berlebih dapat menyebabkan timbulnya masalah kulit wajah seperti jerawat dan komedo.

- Air garam juga mampu memberikan manfaat untuk menghilangkan jerawat di wajah Anda. Hal ini dikarenakan dalam garam terkandung belerang dan potasium yang bermanfaat untuk menyeimbangkan air dalam kulit. Selain itu juga menyingkirkan kotoran untuk menghindari tumbuhnya jerawat. 

- Facial dengan air garam dapat membuka pori-pori di wajah Anda. Caranya pun sangat mudah, panaskan air garam disebuah panci lalu hadapkan muka Anda sembari menunduk ke arah panci tersebut sehingga uap air garam dapat menempel di wajah Anda. Selain itu, jika air garam sudah hangat celupkan handuk bersih ke air garam lalu tutuplah wajah Anda dengan handuk tersebut. Diamkan selama 10 menit lalu bilaslah dengan air dingin.

- Pijatlah wajah Anda dengan air garam dan minyak zaitun. Proses ini dapat membuat kulit menjadi lebih lembut, bersinar, kenyal dan bersinar secara natural. Tak hanya itu saja, jika dilakukan secara berkala kedua bahan ini dapat menghilangkan kerut-kerut di wajah Anda.

- Air garam juga dapat mendetoksifikasi segala sesuatu yang ada di wajah Anda. Basuhlah wajah dengan air garam lalu diamkan selama beberapa menit. Air garam tersebut bermanfaat untuk menghilangkan racun di wajah Anda, menghilangkan sel-sel kulit mati dan membuat wajah menjadi lebih segar.

- Tak hanya itu saja, air garam ternyata juga bermanfaat untu meredakan rasa stres di dalam diri Anda. Sebelum tidur, usapkanlah wajah Anda dengan air garam lalu bilas dengan air dingin. Air garam tersebut dapat memberikan energi pada kulit sehingga kulit wajah menjadi lebih segar dan rasa stres pun menghilang. (Liputan6)

4 Tahapan Orgasme pada Wanita


Ini Adegan Orgasme Sunny Leone di Film Ragini MSS 2

Respon seksual wanita jauh lebih rumit daripada laki-laki. Begitu rumitnya hingga para dokter tidak terlalu yakin apa yang disebut dengan orgasme pada wanita.

Para peneliti seksualitas manusian, William Masters, MD dan Virginia Johson dengan cara metodis menggambarkan orgasme sebagai fase ketiga dari siklus respon seksual wanita. Berikut tahapannya:

1. Fase Penuh Gairah : Alat kelamin mulai terisi darah dan mulai mengeluarkan cairan pelumas vagina
2. Fase Stabil (Plateau) : Tingkat ketegangan otot meningkat dan jaringan-jaringan otot mulai terisi darah. Napas memburu, kulit terasa panas dan vagina membengkak.
3. Orgasme : Tingkat ketengan otot tiba-tiba terlepas dan darah mulai meninggalkan alat kelamin. Rahim dan vagina berkontraksi dengan interval 0,08 detik, sama seperti pada orgasme pria. Beberapa wanita mengalami kontraksi setelah orgasme, yang bisa bertahan untuk jangka waktu tertentu hingga 24 jam.
4. Resolusi: Kondisi tubuh kembali ke saat sebelum terangsang.




Sumber: Liputan6

5 Mitos Penyebab Kanker Payudara


Tenang, Pakai Bra Tak Picu Kanker Payudara


Selama bulan Oktober, masyarakat dunia diajak untuk peduli terhadap kanker payudara, tak terkecuali di Indonesia. Beberapa komunitas pun melakukan berbagai gerakan untuk menyebarkan aksi tindakan dini cegah kanker payudara.
Menurut mantan Menteri Kesehtan RI Nafsiah Mboi, dengan menjaga gaya hidup sehat bisa mengurangi risiko terkena kanker payudara. Namun, berbagai mitos masih beredar di masyarakat tentang penyebab kanker yang juga menimpa pria ini.
Dilansir laman Health pada Selasa (21/10/2014) berikut lima hal yang tidak menyebabkan kanker payudara namun dianggap oleh masyarakat sebagai penyebab hadirnya kanker yang mendera sekitar seratus ribu orang per tahunnya di Indonesia ini.

1. Menggunakan bra
Banyak perempuan yang resah karena banyak info yang beredar menggunakan breast holder (BH) atau bra terutama yang berkawat menyebabkan kanker payudara. Namun, sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti dari Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle, AS menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara kanker payudara dengan berapa lama, jenis dan ukuran bra. "Ini merupakan penelitian yang dilakukan dengan baik dan cukup meyakinkan," terang ahli onkologi medis dari University of Wisconsin Carbone Cancer Center di Madison, Kari B. Wisinski, MD.

2. Implan payudara
Beberapa studi mencoba mencari tahu apakah ada hubungan antara kanker payudara dengan melakukan implan payudara. Bahkan sampai melakukan pengecekan mamogram namun hingga kini belum ditemukan keterkaitan keduanya.

3. Menggunakan deodoran atau antiperspiran
Pasti banyak perempuan yang pernah mendengar kabar miring ini. Hal ini berawal dari fakta bahwa deodoran mengandung senyawa berbasis alumunium yang memiliki efek estrogen yang mendorong pertumbuhan kanker payudara. Nyatanya hingga kini tidak ada bukti ilmiah bahwa hal ini memicu kanker payudara. Sehingga Anda tak perlu khawatir menggunakan deodoran untuk mengurangi bau badan.

4. Minum kopi
Ada banyak rumor yang mengatakan minum kopi bisa sebabkan kanker payudara. Namun, ada studi yang menyebutkan malah kopi bahkan dapat menurunkan risiko kanker payudara pada kelompok tertentu perempuan karena kandungan antioksidannya.

5. Lakukan mamogran, MRI, ultasound
Saat lakukakan pengecekan payudara dengan mamogram memang memanfaatkan radiasi, namun dengan pengecekan mamografi teratur dapat membantu menurunkan kematian akibat kanker payudara pada perempuan usia 45 hingga 75 tahun.
Lalu, MRI merupakan pengecekan payudara menggunakan magnet sedangkan USG menggunakan gelombang suara, tak ada bukti bahwa kedua hal ini menyebabkan hadirnya kanker payudara, malah mendeteksi dini kehadiran sel-sel kanker.




Sumber: Liputan6

 
Tips Kesehatan © 2012 | Designed by Rocking Templates, helped by Chica Blogger